Mari Bergabung


Rabu, 25 Mei 2011

Potensi Sumberdaya Kelautan Perikanan
Pulau Saring
dan Kawasan Konservasi Perairan (KKP)
Gugusan Pulau Bedil, Pulau Keramat dan Pulau Temudong

Kabupaten Sumbawa


A. Biota Kekerangan

Kabupaten Sumbawa menyimpan potensi sumberdaya Kelautan dan Perikanan, termasuk spesies kekerangan yang cukup menjanjikan untuk dikelola. Potensi areal budidaya laut untuk komoditas kekerangan (tiram mutiara (Pinctada sp), abalone (Haliotis sp) dan kerang darah (Anadara sp)) Kabupaten Sumbawa memiliki areal seluas 6.000 Ha dengan potensi produksi sebesar 13,4 ton.
Gambar 1. Spesies Kekerangan Jenis Gastropoda

Gambar 2. Spesies Kekerangan Jenis Bivalvia


Gambar 3. Olahan Sisa Cangkang/Kulit Kerang Mutiara (Pinctada Sp)
di Produksi di Desa Kaung Kecamatan Buer Kab. Sumbawa



B. Ekosistem Mangrove

Wkosistem Mangrove merupakan salah satu ekosistem vital di wilayah atau kawasan pesisir yang memiliki fungsi dan nilai secara ekonomis, edukatif dan juga ekologis. Kekayaan ini tentunya dapat memberikan nilai atau manfaat yang sangat besar jika dikelola dengan arif dan bijaksana. Ekosistem mangrove merupakan salah satu aspek yang harus benar-benar diperhatikan dalam upaya pengelolaan dan pembangunan wilayah pesisir dan laut secara berkelanjutan.

Gambar 3. Ekosistem Mangrove
di Sekitar Kawasan P. Saringi. P. Bedil dan P. Temudong


C. Ekosistem Terumbu Karang

Gambar 4. Ekosistem Terumbu Karang
di Sekitar P. Saringi
dan Kawasan Konservasi Perairan (KKP)
P. Bedil, P. Temudong
dan P. Keramat

D. Ikan


Gambar 5. Spesies Ikan yang Hidupnya Berkoloni
di Kawasan Pesisir Pulau Bedil



Gambar 6. Hamparan Pasir Putih di Pulau Bedil
sebagai Salah Satu Aset Wisata Bahari